Keaneka Ragaman Makhluk Hidup



1.      PENGERTIAN BIOSFER.
     Biosfer merupakan bagian luar dari bumi dan mencakup udara, daratan, serta air, yang memungkinkan proses biotik berlangsung dan adanya kehidupan. Menurut geofisiologi adalah sistem ekologis global yang menyatukan seluruh makhluk hidup serta ada hubungan antar mereka, termasuk di dalamnya interaksinya dengan unsur hidrosfer (air), atmosfer (udara), dan litosfer (batuan). Biosfer adalah zona tipis di bumi dan di atas permukaan bumi yang tidak lebih dari 20 km tebalnya. Biosfer terdiri dari sebagian lapisan atmosfer dan lapisan kulit bumi yang terdiri dari 3 lapisan utama:
·         Ionosfer
·         Stratosfer
·         Troposfer
              Istilah biosfer berasal dari bahasa yunani yaitu “bio” yang berarti “hidup”             dan “sphere” berarti “lapisan” pengertian biosfer merupakan lapisan                     tempat makhluk hidup. Makhluk hidup atau organisme yang ada di                 permukaan bumi terdiri dari 3 golongan yaitu tumbuhan, hewan, serta                     manusia.
2.      TINGKATAN ORGANISASI MAKHLUK HIDUP.
·         Protoplasma
Adalah zat hidup yang terdapat dalam sel serta terdiri atas senyawa organik kompleks. Contoh: lemak
·         Sel
Adalah satuan dasar organisme atau makhluk hidup yang terdiri atas protoplasma dan inti sel yang ada pada membran.
·         Jaringan
Adalah beberapa gabungan sel yang mempunyai bentu dan fungsi yang sama. Contoh: jaringan otot.
·         Organ
Adalah bagian dari organisme dengan mempunyai fungsi tertentu. Contoh: mata pada manusia.
·         Sistem organ
Adalah sebuah kerja sama antara struktural dan fungsional secara harmonis.
·         Populasi
Adalah kelompok dari mkhluk hidup yang sejenisnya yang hidup dan berkembng biak di sebuah wilayah atau daerah tertentu.
·         Ekosistem
Adalah tatanan kesatuan secara utuh serta menyeluruh antar segenap unsur lingkungan hidup yang dapat untuk saling mempengaruhi.
·         Komunitas
Adalah sebuah populasi dari beberapa jenis yang berada padadaerah tertentu.


3.      PENGERTIAN KEANEKARAGAMAN MAKHLUK HIDUP
   Keanekaragaman makhluk hidup disebut juga dengan keanekaragaman hayati. Keanekaragaman makhluk hidup adalah suatu istilah yang menunjukkan sejumlah variasi yang ada pada makhluk hidup di suatu lingkungan tertentu. Terjadi karena adanya perbedaan ciri-ciri dari masing-masing makhluk hidup tersebut seperti sifat, warna, ukuran, bentuk, habitat, dan lain sebagainya.


4.      PENYEBAB TERJADINYA KEANEKARAGAMAN MAKHLUK HIDUP.
    Keanearagaman hayati dipengaruhi oleh faktor genetik dan faktor lingkungan.
  Faktor genetik: sifat dari makhluk hidup itu sendiri yang diperoleh dari induknya.
  Faktor lingkungan: faktor dari luar makhluk hidup, seperti lingkungan fisik, kimia, dan abiotik meliputi suhu, kelebapan cahaya.


5.      TINGKAT KEANEKARAGAMAN MAKHLUK HIDUP.
Di kelompokkan menjadi 3, yaitu:
·         Keanekaragaman Gen.
Makhluk hidup tersusun atas ribuan bahkan unita satuan terkecil yang di sebut sebagai sel. Keanekaragaman tingkat gen ini dapat dilihat dari perbedaan ciri makhluk hidup dalam satu spesies. Dan sering dikenal dengan ras. Contoh: ayam banten, ayam cemani.
·         Keanekaragaman Jenis.
Variasi makhluk hidup pada tingkat jenis (genus) terjadi pada makhluk hidup yang berbeda spesies tetapi masih satu family. Contoh: family kucing (felidae) yaiu harimu, leopard, singa.
·         Keanekaragaman Ekosistem
Variasi komponen biotik, seperti tumbuhan, hewan dan mikroorganisme dengan faktor abiotik, seperti tanah, air, dan udara di suat tempat tertentu. Contoh: keanekaragaman pada hutan tropis dan keanekaragaman pada gurun pasir.

Ø  Manfaat Keanekaragaman Makhluk Hidup
·         sumber pangan, papan, dan sandang
·         sumber obat dan kosmetik
·         sumber energi
·         sarana peningkatan nilai budaya.

Ø  Tindakan Manusia yang Mengakibatkan Menurunkan Keanekaragaman Makhluk Hidup
·         Perusakan habitat dan pencemaran
·         Penggunaan pestisida secara berlebihan
·         Penebangan
·         Perubahan iklim global
·         Pencemaran tanah, air, dan udara.

Ø  Upaya Manusia Untuk Melestarikan dan Meningkatkan Keanekaragaman Makhluk Hidup
·         Penghijauan kembali (reboisasi)
·         Perawatan kelestarian hutan
·         Pelestarian hewan dan tumbuhan langka
ü  In situ: upaya pelestarian yang dilakukan di habitat aslinya. Contoh: pelestarian badak jawa di ujung kulon.
ü  Ex situ: upaya pelestarian yang dilakukan diluar habitat aslinya. Contoh: penangkaran hewan seperti gajah.
              Keanekaragaman makhluk hidup menunjukkan totalitas variasi gen, jenis dan ekosistem yang dijumpai di suatu daerah. Keanekaragaman makhluk                    hidup menyatakan terdapatnya berbagai macam variasi bentuk,                                     penampilan, jumlah, dan sifat-sifat lin yang terlihat pada tingkat yang                     berbeda-beda.
6.      PERSEBARAN MAKHLUK HIDUP
  Biogeografi adalah ilmu yang mempelajari tentang persebaran organisme di muka bumi. Studi tentang penyebaran spesies menunjukkan,spesies-spesies berasal dari suatu tempat, namun selanjutnya menyebar ke berbagai daerah.
Persebaran organisme di pengaruhi oleh 3 faktor:
ü  Faktor lingkungan
Faktor abiotik (daratan, perairan, dan lingtang geografis) dan biotik (tumbuhan, dan hewan)
ü  Faktor sejarah geologi
Australia adalah contoh yang sesuai untuk mengetahui bagaimana gerakan benua-benua memengaruhi sifat dan distribusi organisme.
ü  Faktor penghambat fisik
Disebut juga penghalang geografi seperti daratan (land barrier), perairan (water barrier), dan penggentingan daratan (isthmus). Contoh: gunung yang tinggi, padang pasir, sungai atau lautan membatasi penyebaran dan kompetisi dari suatu spesies.

Comments

Popular Posts